Jumat, 05 Juli 2013

[FF] From Boots To Hearts

Author : Nuning Abe

Cast :   Go  areum
 Cho Eun Jae
             Lee Junho
 Hwang Chansung

Genre : Romance,Friendship

Recommended Sound:
Junho-Just a Feeling
2PM-I’m in Love

“Aku hanya mau sepatu boots warna coklat yang itu”, ujar Areum pada Eun Jae yang setia menemani Areum berkeliling COEX  Mall yang bisa di sebut Mall terbesar  di gangnam ini hanya untuk mencari sepatu boots coklat yang dilihatnya di majalah seminggu yang lalu.
   
Sebeneranya dengan terpaksa Eun Jae menerima tawaran Areum di minggu yang cerah ini –yang seharusnya bisa dia habiskan untuk menonton variety show Running Man episode 151 dan 152 dengan guest Junho,member 2PM yang di anggap sebagai  pacar khayalannya- tapi harus Eun Jae relakan, karena iming-iming traktiran pizza dari Areum.

“Berapa toko sepatu lagi yang akan kita masukin Areum-ah???”, Eun Jae mulai terlihat bosan, bagaimana tidak bosan mungkin toko sepatu ini sudah toko yang ke-20 yang di masuki oleh mereka berdua hanya untuk mencari –sebut saja- si boots coklat itu.

“Ituuuu,bootsnyaa!!!”, gumam Areum tapi lebih tepatnya seperti jeritan bahagia anak kecil yang sudah menemukan harta karunnya, tapi entah kesialan apa yang sedang merasuki Areum ada tangan lain yang lebih dulu menggapai dan mengambil si boots coklat tadi.

”Yaaaaaaa!!!!! aku duluan yang melihat boots itu!!!!”, pekik Areum pada pria yang sebenarnya dapat dikategorikan berwajah tampan dan memiliki badan keren yang bisa membuat wanita-wanita ingin sekedar memegangnya saja, tapi untuk Areum saat ini adalah boots coklat itu lebih penting dari pangeran tampan berkuda yang mungkin memiliki wajah tampan layaknya Lee Dong Wook pun masih kalah penting di banding si boots coklat tadi.

Dengan sedikit kasar, pria berbadan besar tadi  berlalu begitu saja tidak menggubris teriakan wanita yang mungkin di anggap gila oleh si pria ini.

“Yaaa,chansungiee!! Waeyooo???”

Eun Jae yang ternyata dari tadi hanya menonton adegan ini dengan mulut yang-sedikit- terbuka akhirnya sadar dari sepersekian detik lamunannya setelah  melihat sosok  pemilik suara yang cukup Eun Jae kenal,walau hanya dari lagu-lagu yang mereka nyanyikan.

“Areum-ah mereka member 2PM....ituu junho, dan ituu chansung!!!”

Areum  yang mendengar ucapan Eun Jae, sebeneranya lebih tepatnya di sebut gumaman setengah sadarnya Eun Jae yang sepertinya masih terlihat shock,

“Waeyooo EunJae???kau harus membantuku Eun Jae, aku harus memberi pelajaran pada pria bongsor yang memiliki mulut dan hidung besar itu!!!”.

Eun Jae dengan paniknya hanya bisa mengikuti Areum dari belakang,menyusul 2 pria tadi yang sudah berada di kasir untuk membayar si boots coklat impian Areum,

“Yaaa,kembalikan boots itu!!!” ujar Areum dengan ketus di depan wajah pria yang di sebut Eun Jae bernama Chansung,

“Anniyooo, aku yang memegang sepatu ini pertama kalinya!!” balas chansung pada Areum.

“Yaaa,apakah kau tidak punya mata???ini adalah boots untuk wanita!!, dan kaki besar mu tidak mungkin muat untuk sepatu boots ini!!!” maki Areum semakin kasar,

Junho yang tidak mengerti permasalahan antara dongsaeng nya dan wanita di hadapannya ini hanya bisa melerai “mianhae agashii.. boots ini sebenarnya saya yang akan membeli untuk hadiah ulang tahun noona saya, dan Chansung hanya membantu memilihkannya saja”.

Eun Jae yang hanya bisa menonton adegan ini sambil berusaha membujuk Areum untuk mengalah, yang mungkin mustahil untuk Eun Jae berhasil membujuknya, karena tidak ada kata “Mengalah” dalam kamus Areum apalagi untuk pria yang baru dikenalnya,

“Yaaa, Go Areum, apakah kau tidak tahu 2PM?? mereka adalah member 2PM dan lihat sekeliling mu, kita sudah jadi tontonan di toko sepatu ini, dan jangan harap kita bisa pulang selamat kalo kau masih bersikap kasar pada mereka, mungkin para Hottest akan menghadang kita di luar sana!!!!”.  

Bagaimana mungkin Areum bisa mengalah dengan semudah itu, apalagi ini menyangkut si boots coklat impiannya “EunJae...sebenernya kau membela siapa?? Aku  atau mereka si dua pe em ini???”.

Chansung yang mendengar Areum berkata seperti itu langsung tertawa terbahak-bahak dengan mulut besarnya “kau!! Tidak tahu siapa kami??”, tawa chansung semakin meledak “ Apa kau sebut kami tadi??? Dua pe em??”

Junho sebenarnya ingin ikut tertawa, tapi dia menahan nya

“Baiklah agashii, kami mengalah..boots ini silakan kalian yang mengambilnya”, ujar junho dengan cukup wibawa yang membuat Eun Jae kembali terhipnotis tidak sadarkan diri untuk sepersekian detik.

Dan dengan tidak ikhlas akhirnya chansung memberikan sepatu pilihannya kepada Go Areum, dengan di iringi tatapan-ini terakhir kalinya kita betemu-tajam satu sama lain.

****

“huaaaaaa....akhirnyaa boots coklat ini,  Eun Jae aku bahagia sekali hari ini jadi aku akan mentraktir mu apa saja yang kau mau, aku akan menuruti kehendakmu”, ujar Go Areum setelah mereka keluar dari toko sepatu yang cukup membuat hati Eun Jae sempat berbunga-bunga karena akhirnya dia bisa bertemu Junho 2PM yang selalu di elu-elukan Eun Jae selama ini.

“eeemmhhh baiklah, kali ini aku ingin sekali makan pizza di tempat biasa kita makan pizza”, senyum Eun Jae pun merekah

Areum tiba-tiba tersadar  “tapiiii, Eun Jae jam segini di tempat itu pasti ramai sekali?,  bagaimana kalo kita makan di tempat lain saja?”.

“Andwaeeee,kau tadi sudah berjanji padaku  Go Areum!!!” protes Eun Jae pada Areum, yang sepertinya dia benar-benar sudah kelaparan

“Baiklah, ini semua karna kau sudah setia menemani ku berkeliling mencari si boots coklat ini”, balas Areum sambil menarik Eun Jae untuk pergi menuju kedai Pizza.

Akhirnya mereka sampai di kedai pizza favorite mereka, tapi seperti yang sudah Go Areum duga, di jam makan malam seperti ini, kedai ini sangat ramai, dan   mereka harus masuk didalam waiting list, yang kemungkinan akan menunggu selama kurang lebih 1 jam. Sang pemilik kedai yang memang sudah mengenal mereka berdua menawarkan untuk bergabung satu meja dengan langganan lain kedai tersebut yang bersedia untuk berbagi meja, karena kondisi kedai yang sangat ramai malam ini.  

Tapi mungkin ini benar-benar hari yang cukup sial buat Go Areum

“Andwaeee!!! EunJae aku akan menuruti semua keinginanmu, tapi jeball tidak untuk ini!!!, aku akan mentraktirmu di cafe lain yang makanannya lebih mahal dan lebih enak EunJae!!” Suara Go Areum hanya di anggap angin lalu oleh Eun Jae yang sudah lebih dulu melihat siapa pemilik meja tersebut, langsung meninggalkan Areum dan dengan senyum merekah di wajahnya langsung duduk di samping Junho dan menyapa dengan manisnya pada Chansung yang berada di sebrang Junho

“Anyeong haseo, bolehkah kami ikut bergabung duduk di sini, meja yang lain sudah penuh semua?”

Junho hanya membalas dengan senyum yang membuat matanya menghilang seketika,

“mianhae untuk kejadian di toko sepatu tadi, perkenalkan aku Eun Jae dan ini teman ku Go Areum, dia memang sudah mengincar sepatu itu dari seminggu yang lalu” cerocos Eun Jae tiada henti, 

Dan Chansung tanpa mengalihkan tatapannya dari makanan di depannya menyambut dengan cengiran semacam ejekan yang ditujukan ke Go Areum “Nee, hai dua pe em?”.

Go Areum yang hatinya sudah terobati dengan adanya si boots coklat di tangannya tidak mau merusak kebahagiannya hanya karena ulah si pria di sampingnya yang hanya fokus pada makanan yang ada di depannya.

“Yaa,apakah kau belum makan selama seminggu ini??makanlah secara perlahan!!”,

“Yaaa, itu makanan kami, kenapa kau mengambil makanan yang bukan punyamu!!”,

”Yaaa,kau akan tersedak kalau cara makan mu seperti itu”,

Tidak henti-hentinya Areum terus mengeluhkan sikap si pria di sampingnya, mungkin hanya meja mereka yang sangat ribut, lebih tepatnya suara atau keluhan Go Areum yang sampai terdengar oleh pengunjung lainnya sedangkan pria yang dikeluhkannya hanya fokus pada makanannya dan makanan pesanan Go Areum dan Eun Jae yang ikut di makannya juga.

Tiba-tiba chansung membuka suara “Yaa, Go Areum-sii  tidak bisakah kita seperti mereka yang ada di hadapan kita, terlihat akur dan bersahabat!”,

Tentu saja yang di maksud oleh Chansung adalah Eun Jae dan Junho yang ternyata  mereka sudah terbuai dalam obrolan mereka berdua tanpa memperdulikan Go Areum dan Chansung yang terus-terusan berdebat,  

“Aku yakin  kau akan terlihat lebih cantik jika kau berhenti untuk bermusuhan dengan ku, seperti arti namamu!”,  sambil beranjak dari meja dan membelakangi Areum senyum Chansungpun merekah  dan entah pergi menghilang kemana,

Eun Jae dan Junho yang memang mendengar segala percakapan Go Areum dan Chansung hanya saling tersenyum penuh arti,

Areum sepertinya terkena sindrom yang di alami Eun Jae sebelumnya, terhipnotis sepersekian detik dan tersadar oleh suara Chansung yang tiba-tiba datang “Aku sudah membayar pesanan mu tadi, artinya aku tidak mengambil makananmu Areum-sii”,

Go Areum hanya menatap chansung dengan muka polosnya


“Dan sebagai bayarannya aku sudah meminta no hp mu dengan Eun Jae,gomawo Eun Jae-sii”. 

Chansung pun pergi meninggalkan kedai itu bersama Junho sambil membuat tanda dengan tanggannya yang didekatkan ke telingga kepada Areum yang artinya “Aku akan menelpon mu” 
^^.

****END****

Newbieeee...pertama kalinya buat FF maaf-maaf aja kalo Gak Jelas dan Gak Nyambung!!! mohon koment nya yahhh ^^
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...